Jika kau masih ada disini…

Jika saja kau masih ada disini, pasti aku tidak akan sesepi ini tinggal di Ibu Kota. Walau tak setiap saat bicara, walau bukan teman cerita dekatmu, tapi setidaknya aku akan menghubungimu sesampainya aku disini.
Aku akan mengingatmu jika aku butuh bantuan.
Aku akan mengandalkanmu dalam ketidaktahuanku.
Kita akan bertemu dan akan menjadi teman cerita yang baik.
Kita akan bertemu dan aku akan menjadi seorang adek yang merepotkan.
Kita akan bertemu dan kau akan menceritakan pengalaman dan hari-harimu setelah sekian lamanya.
Kita akan tertawa dalam kekonyolan.
Kita akan malu dalam kebodohan.
Hanya jika kau masih ada disini..

thefatgawd:

leseanthomas:

studiocatch:

the-uncensored-she:

Mr. Rock reminding you of the white male dominated entertainment industry’s racist fuckery.

Word.

Good ‘ol Chris, lol.

Chris Rock to me STAYS WOKE and even though he play well with others he still keeps it real as fuck about race.

Satu Alasan

karenapuisiituindah:

Akan kuberikan satu alasan padamu
Mengapa kurasa perlu untuk mempertahankan segala rasa
Walau pernah ada beberapa saat, ia hilang entah ke mana.

Akan kuberikan satu alasan padamu
Mengapa aku tetap saja menunggu
Walau ketidakpastian adalah hal yang pasti dan kita tahu itu.

Akan kuberikan satu…

blackorchidd:

islamreflection:

"A man at the masjid was telling me that if it wasn’t for his wife, he would have been destroyed. She struggled with him for 18 years to get him to perform Salah [prayer]. She used to bring him wudu water and he used to throw it away. But with her persistence and struggle, he now prays 5 times a day in the Masjid. He was in tears talking about how much he loves his wife. Don’t take a good woman for granted."

Mashallah

(Source: facebook.com)

September 16, 2014

I read all of my old notes. And just realized, how happy and sick I was when I fell in love with you. Thanks a lot to teach me how to paint the sky

#1

Kadang firasat tidak selalu berbalas. Seperti firasatku hari ini padamu. Oh, ternyata seperti ini rasanya menunggu sapamu. Baru aku rasakan sekarang setelah sekian lamanya tak pernah merasakannya. Oh, ternyata seperti ini rasanya menunggu dering handphone dengan namamu yang tertera di layarnya. Baru aku rasakan sekarang setelah sekian lamanya tak pernah merasakannya.
Apa kabarmu, kekasih? Sedang apa kamu, kekasih? Take care, sayang.
Tertahan di dalam kepalaku. Tertahan di tanganku untuk menulisnya.
Tertahan di bibirku untuk mengucapkannya.
Banyak sekali kejadian lucu, gila dan aneh yg ingin aku ceritakan padamu.
Aku sedang di jalan sekarang, melewati jejakmu yang tersirat. Apakah keadaan langit yg semalam kamu pandang sama dengan yang sekarang kupandang?
Apakah burung yg sekarang berkicau berterbangan sama dengan yg semalam kamu perhatikan?
Apakah sawah dan gunung yg sekarang jadi pusat perhatian lamunanku sama dengan yg kamu tatap semalaman?
Aku rindu padamu.

Tidak ada pemimpin yang mentalnya tidak kuat

Gumil